Status

by lusia on January 11, 2010

belajarPercaya kan, kita bisa belajar dari siapa saja?! Bisa dari orang tua, guru, bahkan anak kecil. Nah, kali ini saya sedang dihenyakkan *halah bahasanya apa pula ini???*

Ini tentang rekan kerja saya. Tampangnya ganteng. Namanya Agung. Orangnya diam. Sangat diam. Awal saya pindah divisi dan satu ruang dengan dia, saya sering bingung ngomong apa ya sama dia. Karena saya ceriwis dan setiap saya bicara dia tidak menanggapi apapun, saya jadi ngerasa clengok malu sendiri. Hehehe.

Saya pernah menduga, mungkin dia pernah diculik alien atau apalah dan mengambil atau memutus syaraf ekspresinya ??? Hehehe. Beneran deh. Orang nggak bakalan tahu dia lagi happy, marah, sedih, atau bosan. Wajahnya ya begitu-begitu saja. Adem ayem.

Saya pernah nanya ke dia.

Saya : Mas, nggak capek ?

Dia    : Kenapa?

Saya : Daritadi diam ? Saya kalau diam rahang saya pegal pegal.

Hehehe. Tapi ketika saya buka facebook dan ada update new status dari facebook Agung, saya jadi tertarik untuk mengunjungi profile dia (saya hampir nggak pernah lihat profile dia kecuali dia comment status saya). Status dia siang itu lucu banget :

Apabila kamu berada dlm kegelapan, berdo’a-lah… maka terang akan menghampirimu! Tapi, jika tetap berada dlm kegelapan “BAYARLAH TAGIHAN LISTRIK”.

Hehehe kocak kan. Saya nggak nyangka kalimat sekocak itu ditulis oleh Agung. Dan saya semakin terheran-heran waktu maen2 ke profile dia dan baca2 status2nya yang lama. Saya jadi belajar mengenal sosok Agung yang lain dari yang saya kenal selama ini.

STATUS LUCU :

  1. Aku suka bayam, tapi kok tenaga-ku gak pernah sekuat Popeye, apa yang salah ya?!
  2. Info dari Interpol nama anak-anak Mr. Laden dari yang tertua: 1. Osama 2. Omirip 3. Obeda 4. Olaen 5. Oseperti 6. Okaya

STATUS INSPIRASIONAL “

  1. Banyak di antara kita yang percaya pada Allah, tapi tidak pernah melakukan aktivitas yang menuntun diri menuju keinginan-Nya.
  2. Hampir semua pria dapat bertahan dalam kesengsaraan. Tapi jika kita ingin menguji karakternya, beri dia kekuasaan!
  3. Kura-kura menarik diri kedalam rumahnya jika ada bahaya, tetapi manusia ditarik kemana??? Tariklah dirimu kedalam hati, sebab disana ada ruang untuk mengembalikan diri kepada Yang Maha Memutuskan yakni Alloh SWT.
  4. Kita tidak akan pernah bisa merubah arah angin, yang dapat kita lakukan adalah mengubah arah sayap.
  5. “Pandang terus hingga kau temukan keindahan, atau pejamkan saja matamu!”
  6. Gawat Kawan… malaikat tau kalau ada satu setan yang kabur katanya dari neraka… dan dia sekarang jadi buronan. Tapi kamu tenang aja. Aku gak akan ngasih tau kalau kamu ada di situ!“Anak-anak perlu bermain di bawah sinar rembulan, sebelum mereka tumbuh besar dan mampu menagkap alam semesta”
  7. Kita tidak akan pernah bisa merubah arah angin, yang dapat kita lakukan adalah mengubah arah sayap.
  8. Hiduplah dengan hatimu, karena ia tidak bisa dibohongi dan senantiasa selalu memberitahumu apa yang seharusnya dilakukan…
  9. Jika ingin jadi pohon besar, bersiaplah diterpa badai dan angin. Jika tidak, jadilah rumput yang hidup di bawah pohon besar dan seringkali diinjak-injak orang…
  10. Teman, pilihlah bahagia hari ini, jangan menunggu sampai semua persoalanmu selesai. Kita tidak harus menunggu kebahagiaan sampai semua hal yang kita inginkan tercapai. Tuhan ingin kita bahagia, apapun kondisi kita, sekarang juga!
  11. Keyakinan akan keberadaan & kebesaran Tuhan merupakan kunci setiap keberhasilan. Hartamu adalah keyakinanmu.
  12. Kalau tidak bisa melakukan apa yang kita katakan, lebih baik diam (yang ini kayaknya ditujukan buat saya deh, hehehe, secara saya orangnya nggak bisa diam, kalau nggak bikin guyonan, cerita, ceriwis, ya nyanyi nyanyi. saya kan udah bilang, kalau diam, rahang saya pegal)

See? Apa yang bisa kamu dapatkan dengan membaca statusnya itu? Saya bilang : BANYAK — dan cukup membuat saya merenung …

Dari semua status itu, satu kalimat status yang membuat saya jadi lebih mengenal dia : Segala janji ta’kan pernah membuatku berharap, apapun yang Dia kehendaki atas diriku, aku akan terima karena emang hanya Dia-lah yg bisa berkehendak atas diriku.

Begitu sederhana pola pikirnya. Begitu sederhana dia memandang hidup. Tidak ada yang terlalu membuatnya bergairah *kecuali istrinya, kalee*. Tidak ada yang membuatnya gelap mata dengan iming2 kekuasaan dan materi. Segalanya begitu tenang dan mengalir *setenang wajahnya yang tanpa ekspresi itu*. Semua karena dia memasrahkan semua pada-Nya.

Uhmm, mungkin saya mulai harus sedikit meredam keceriwisan saya hehehe dan lebih serius memandang hidup.


Leave a Comment

Previous post: Masihkah ?

Next post: Batang Buluh Yang Ditegakkan