Ketika saya membaca buku When Silly met Venus milik duo bloggerwati kondang in, saya langsung tertohok, eww, apa ya istilahnya — ya ngerti lah maksud saya ketika kamu membaca buku dan ngerasa buku itu ‘gue banget’ – pada judul pertama : Perempuan itu Makhluk Verbal.
Iya banget !!!
Saya sering mengajukan pertanyaan nggak penting ke suami saya : “Yank, kamu sayang enggak siy?” Yang dijawab dengan malas-malasan “Ya sayang lah”. Kalimat berikutnya : “Nggak usah pakai ‘lah’ dong. Sayang ya sayang aja.” Lalu kalimat berbalasan yang sudah bisa ditebak dan mulai hapal sampai endingnya suami saya bilang : “Kenapa siy selalu tanya itu. Kamu tau kan aku sayang kamu. Mungkin nggak selalu bilang tapi kan aku selalu perhatian dan sayang kamu.”
Eww.
Perempuan butuh pengakuan. Kuping butuh mendengar. Dan harapan terhadap suami yang tak bosan-bosan bilang “Aku Sayang Kamu”. Hihihi … Tapi kalian perempuan, iya kan, ngaku aja !!! – Getok kepala saya kalau enggak — hehehe …
Saya juga merasa ada yang kurang kalau suami saya kirim sms tanpa bilang “I love you” di ending sms. Kalau saya balas sms dengan : Yank, ada yang kurang. Lalu dia tak membalas lagi, saya bakal uring-uringan dan buntut-buntutnya saya bilang : Kamu udah nggak sayang lagi sama aku ya.
Halah !!!
Dan setelah saya baca cerita pertama di buku WSMV tadi, saya kasih tunjuk ke suami bahwa saya bukan satu-satunya perempuan bawel dengan pertanyaan bodoh : Yank, kamu sayang ga sama aku.
Lalu apa kata suami saya?
“Bagus, jadi kamu pasti mengerti kalau aku nggak jawab bukan berarti aku nggak sayang, kan !!!”
Aaaarrrgh, … boys will be boys !!!

{ 3 comments… read them below or add one }
Hahaha….gue bangeeet……!
suami-suami banget ..
tapi kalo dilihat dari segi lainnya, ini juga merupakan hal yang berbahaya bagi perempuan. Misalnya, tidak sedikit wanita-wanita yang termakan oleh rayuan maut nan gombal dari pria
.Ada yang kehilangan uang, waktu, bahkan ada juga yang kehilangan “kehormatan”.
Saran saya hanyalah, kalo wanita jaga telinga, kalo pria jaga mata